Berkhayal: KONTEN PENDIDIKAN
22 01 2009ADA IDE: KENAPA TELKOM DENGAN SPEEDY LANDNYA NGGA BIKIN KONTEN PENDIDIKAN?
Daripada di web speedyland di pasang konten gem dan forum yang ngga bisa diakses… coba bikin konten pendidikan…
Kalo dulu kan kalo ga salah ada tuh iklan INTERNET MASUK DESA nya TELKOM meskipun dah ngga pernah nongol lagi di tipi… tapi ini mencetuskan sebuah ide menarik… sekaligus pelengkap program pemerintah yang “BUKU MURAH”… ato “SKOLAH MURAH” ya?
Yah intinya… karena di desa-desa itu internet udah masuk… (asumsi gw di sono ada ADSL SPEEDY)… dan selama ini di brita-brita slalu di tonjolkan betapa ancurnya skolah-skolah di desa… kekurangan buku… tenaga pengajarnya juga sedikit… namun antusias untuk belajar anak-anak desa itu tinggi…
Kenapa ngga gimana ceritanya… TELKOM bekerja sama dengan pemerintah terutama MENDIKNAS dan MENKOMINFO sama MICROSOFT sekalian… untuk membuat sebuah WEB SCHOOL… *saingan sama HOME SCHOOL*… jadi ngga perlu buku lagi… semua materi tersedia di website SPEEDY… dah gitu materi selalu up-to-date karena selalu di up-date oleh MENDIKNAS… yah oke mungkin staff nya MENDIKNAS… sementara tugas guru hanya memberikan penjelasan dan tugas-tugas saja… ato mungkin seperti try-out persiapan UJIAN NASIONAL yang menjadi momok setiap anak skolahan… soal-soalnya juga dari MENDIKNAS… kan lumayan dapet gambaran sebelom UJIAN NASIONAL…
Jadi maksud saya… serahkan semua problem pendidikan mulai materi, buku-buku, dan soal-soal seperti try-out kepada MENDIKNAS… sementara MENKOMINFO yang menyiapkan kontennya… MICROSOFT bisa membantu dengan menyiapkan komputer atao lektop-lektop untuk anak-anak di desa… sedangkan TELKOM dengan jaringan internetnya dan space server untuk menaroh konten pendidikan tersebut.
Sebenernya gw mau bilang “WEB SCHOOL ITU MODELNYA TELECONFRENS” tapi ngga jadi soalnya saya yakin bandwith TELKOM SPEEDY ngga mampu untuk live streaming… apalagi desa-desa di Indonesia ngga cuman satu… jadi ide nya di ganti dengan menaruh materi pendidikan di web SPEEDY dan murid+guru lah yang proaktif untuk mengkonsumsinya…
Dengan begitu problem BUKU MURAH dan SKOLAH MURAH yang katanya sulit di realisasi… udah terselesaikan…
Ah eniwei ini saya lagi berkhayal kok…









Recent Comments